Minggu, 03 Juni 2012

REAKSI-REAKSI LOGAM


PERCOBAAN 6
REAKSI-REAKSI LOGAM

TEORI
            Reaksi logam tembaga dengan asam nitrat akan berlangsung dalam rangkaian beberapa reaksi, dan pada akhir reaksi tersebut akan diperoleh kembali logm tembaga dalam bentuk kepingan. Secara skematik rangkaian reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut :
Cu(s)     HNO3         Cu2+(aq)     NaOH      Cu(OH)2(s)      CuO(s)   H2SO4    Cu2+(aq)    Mg         Cu(s)
Bila logam tembaga dilarutkan dalam asam nitrat akan terjadi reaksi sebagai berikut:
Cu(s) + 4H+(aq) + 2NO-3(aq)                 Cu2+(aq) + 2NO(g) + 2H2O
Jika logam tersebut berupa kepingan, maka logam tersebut dalam asam nitrat akan menjadi tipis. Yang menjadi indikasi reaksi ini telah berlangsung adalah terbentuknya gas NO2 yang berwarna. Dua macam reaksi kesetimbangan yang diramalkan terjadi reaksi ini adalah :
            2NO(g) + O2(g)        2NO2(g)  Keq = 2,32x1012
            2NO2(g)        N2O4(g)            Keq = 6,86       


N2O4(g) yang dihasilkan dalam reaksi di atas telah berwarna.
Masalah yang harus ditangani secara hati-hati dalam reaksi ini adalah terbentuknya gas NO2(g) yang bersifat racun yang mematikan. Dampak  yang ditimbulkan akibat menghirup gas NO2 ini adalah akan menyebabkan peradangan pada paru-paru dan bila hal ini kurang mendapatkan perhatian dan lambat dalam penangananya akan menyebabkan kematian. Konsentrasi 100 ppm NO2 diudara bebas sangat berbahaya dan konsentrasi 200 ppm akan berakibat fatal.
ALAT DAN BAHAN
1.      Gelas piala 100 ml 2 buah
2.      Tabung reaksi + rak
3.      Kepingan logam Cu
4.      Asam nitrat pekat
5.      NaOH 6 M
6.      H2SO4
7.      Logam Mg
CARA KERJA
1.      Memasukkan dengan hati-hati logam Cu ke dalam gelas piala, kemudian tuangi secara hati-hati dengan HNO3 pekat (perhatikan: NO2 sangat beracun! Harus dilakukan ditempat yang aman, lemari asam atau ditempat terbuka). Amati apa yang terjadi.
2.      Dinginkan larutan tersebut, lalu tambahkan NaOH 6 M.
3.      Tuangkan sebagian hasil reaksi (hasil nomor 2) ke dalam tabung reaksi yang lain, kemudian tambahkan asam sulfat sampai terbentuk larutan CuSO4.
4.      Selanjutnya, masukkan beberapa keping logam Mg. Amati apa yang terjadi!
PERTANYAAN
1.      Jelaskan reaksi yang terjadi setelah ditambahkan NaOH!
2.      Jelaskan nama, warna dan sifat gas yang terbentuk pada langkah 1 !
3.      Jelaskan efek yang ditimbulkan bila gas yang terbentuk pada langkah 2 terhirup lewat pernapasan!
4.      Apa yang terjadi jika hasil reaksi pada langkah 2 dan 3 ditambahkan H2SO4?
5.      Apa yang terjadi bila larutan (langkah 3) dimasukkan kepingan logam Mg?



















PERCOBAAN 7
KARBONAT DAN KARBODIOKSIDA

Teori
            Ion karbonat CO32- dan ion bikarbonat HCO3- bereaksi dengan ion hidrogen untuk membentuk asam karbonat, H2CO3. Asam ini tidak stabil, kalau bereaksi dengan asam CO32- dan HCO3- menghasilkan CO2.
                                                CO32- + H+  HCO3-
                                                HCO3- + H+   H2CO3
                                                H2CO3  H2O + CO2
Proses ini dapat dilakukan secara sederhana baik dilaboratorium maupun di industri.
Reaksi asam karbonat dengan senyawa karbonat lainnya (garam) membentuk garam asam (bikarbonat).
                        H2CO3 + CaCO3  Ca(HCO3)2  =  kalsium bikarbonat
                        H2CO3 + Na2CO3  2NaHCO3  =  natrium bikarbonat
Ca(HCO3)2 lebih mudah larut daripada CaCO3. Jika CaCO3 dilarutkan akan timbul gelembung gas CO2.
METODE KERJA
A. Karbondioksida
            1. Siapkan 4 tabung reaksi. Setiap tabung masukkan 0,25 gram karbonat                     yang berbeda, yaitu : CaCO3, MgCO3, BaCO3, Na2CO3, NaHCO3, dan                     (NH4)2CO3.
            2. Tambahkan ke dalam masing-masing tabung 3 atau 4 ml air dan kocok.
            3. Buat daftar kelarutan karbonat dalam air.
            4. Tambahkan 2 tetes asam kuat (HCl atau H2SO4);
                        a. Tentukan jenis gas yang timbul dalam tiap tabung!
                        b. Tes gas yang timbul berdasarkan prosedur yang ditentukan.
                        c. Jelaskan jenis gas yang timbul !
            5. Ulangi percobaan pada point 4 di atas dengan menggunakan asam                            lemah (asetat, laktat, atau tartat). Bandingkan hasilnya dengan hasil                           pada point 4 di atas.
            6. Uji gas CO2 yang terjadi.
            7. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi.
            8. Tambahkan asam lebih lanjut hingga jenuh dan membentuk suatu                             kesetimbangan.
                 H2O + CO2  H2CO3  HCO3- + H+  CO32- + 2H+
            9. Tambahkan larutan basa Golongan IIA (2), seperti Ca(OH)2 dan                              Ba(OH)2. Perhatikan apa yang terjadi dan tuliskan reaksinya,
Cara lain adalah :
            1. Masukan larutan karb onat dalam tabung reaksi dan tambahkan larutan                    asam seperti pada point 4.
            2. Pada tabung yang kedua masukan air kapur.
            3. Hubungkan kedua tabung reaksi dengan pipa bengkok
            4. Panaskan tabung reaksi pertama. Perhatikan apa yang terjadi pada kedua                tabung reaksi. Tuliskan persamaan reaksinya.

B. Karbonat
            1. Masukan garam karbonat (CaCO3, Na2CO3) ke dalam tabung reaksi.
            2. Tambahkan larutan asam, karbonat akan membentuk senyawa                                   bikarbonat.
            3. Tambahkan larutan asam. Perhatikan apakah terjadi endapan !? jika ada,                  senyawa apa yang mengendap ?
            4. Selanjutnya tambahkan larutan berlebih. Perhatikan apa yang terjadi.
            5. Hubungkan dengan tabung kedua yang berisi senyawa karbonat,                              tabung pertama. Amati apa yang terjadi pada tabung kedua. Tuliskan                             persamaan reaksinya.


                       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar